ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA INISIATIF SISWA BERPARTISIPASI AKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP KELAS VII
Abstract
Partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP masih menjadi tantangan, khususnya pada siswa kelas VII yang sedang bertransisi dari sekolah dasar dan rentan mengalami kecemasan sosial. Banyak siswa cenderung menunggu instruksi guru sebelum merespons, enggan mengangkat tangan, dan kurang berani menyampaikan pendapat, sehingga mencerminkan rendahnya inisiatif belajar. Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi faktor internal yang melatarbelakangi rendahnya inisiatif siswa kelas VII dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) menganalisis faktor eksternal yang turut berkontribusi, serta (3) mendeskripsikan upaya guru dalam menangani permasalahan tersebut. Secara teoretis, penelitian ini berlandaskan pada konsep inisiatif belajar sebagai kemampuan memulai kegiatan belajar secara mandiri tanpa menunggu dorongan dari pihak lain yang erat kaitannya dengan kemandirian belajar dan partisipasi aktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terstruktur, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan kajian dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya inisiatif siswa disebabkan oleh interaksi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya kepercayaan diri, kecemasan berbicara di depan umum, motivasi belajar yang rendah, dan keberagaman tipe kepribadian. Faktor eksternal meliputi metode mengajar yang belum memancing respons spontan, keterbatasan media interaktif, gangguan lingkungan, serta pengelolaan kelas yang belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan inisiatif siswa memerlukan pendekatan holistik mencakup strategi pembelajaran inovatif seperti pembelajaran kooperatif dan think-pair-share, ketersediaan fasilitas memadai, serta pembangunan iklim belajar yang aman secara psikologis.
Copyright (c) 2026 Jurnal Lazuardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright is protected by Law Number 28 of 2004 concerning Copyright, that Copyright is the exclusive right of the creator which arises automatically based on declarative principles after a work is manifested in a tangible form without reducing restrictions in accordance with the provisions of laws and regulations.












